Prestasi luar biasa diraih atlet-atlet sepatu roda Indonesia. Mereka
mampu menyapu bersih 12 emas yang diperebutkan pada cabang olahraga muka
baru di ajang SEA Games ini. Sepatu roda Indonesia memastikan menjadi
yang tercepat dan terkuat setelah Erlangga Ardianza Wibowo dan Ajeng
Anindya menjuarai nomor 10.000 meter pada pertandingan akhir cabang
tersebut di kompleks olahraga Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan,
Senin sore.
Karate
Indonesia yang sudah mendulang 10 emas juga memastikan menjadi yang
terkuat. Cabang karate melengkapi merolehan medali emas menjadi 10
setelah pada hari terakhir kemarin, menambah dua medali
emas lagi dari nomor kumite beregu putra dan putri.
Atletik,
taekwondo, gulat, menembak, bridge, dan vovinam makin menambah
pundi-pundi emas Indonesia. Secara keseluruhan Indonesia berhasil
mengoleksi 17 emas sehingga makin kukuh memimpin klasemen sementara
perolehan medali.
Indonesia
berada di puncak dengan 57 emas. Unggul 22 emas atas juara umum
bertahan Thailand yang berada di posisi kedua dengan 35 emas. Vietnam
menempati urutan ketiga dengan 27 emas. Setelah itu Singapura dan
Malaysia di posisi keempat dan kelima.
Di
tengah-tengah pesta emas itu, ternyata ada kabar kegagalan dari
bulutangkis. Olahraga kebanggaan Indonesia itu gagal meraih emas beregu
putri setelah dikalahkan Thailand 1-3 di final.
Emas Perak Perunggu
1 Indonesia 58 46 37
2 Thailand 35 27 35
3 Vietnam 27 29 35
4 Singapura 19 17 29
5 Malaysia 12 14 22
6 Filipina 8 14 20
7 Laos 2 3 12
8 Kamboja 1 3 7
9 Myanmar 0 8 10
10 Brunei 0 1 3
11 Timor Leste 0 0 1


22.25
rayasyavitri

0 komentar:
Posting Komentar